Senin, 16 Desember 2013

KIMIA ORGANIK : ETER ( ALKOKSI ALKANA )

DIMETIL ETER

Dimetil eter (DME) adalah senyawa organik dengan rumus kimia CH3OCH3, dan merupakan eter yang paling sederhana. Dimetil eter berwujud gas yang tidak berwarna dan merupakan zat antara yang dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai macam produk turunan.

 Sejak tahun 1970-an hingga saat ini, dimetil eter paling banyak digunakan sebagai pendingin dalam kaleng aerosol. Selain itu, DME juga digunakan dalam produksi barang-barang rumah tangga seperti hairspray, pengharum ruangan, krim cukur, antiperspiran, cat, otomotif, industri makanan, dan lain sebagainya. DME dapat pula digunakan sebagai pelarut dalam reaksi sintesis produk yang membutuhkan pelarut yang bersifat volatil dan polar.

            Tandan kosong kelapa sawit merupakan limbah utama berligniselulosa yang belum termanfaatkan secara optimal dari industri pengolahan kelapa sawit. Basis satu ton tandan buah segar akan dihasilkan minyak sawit kasar sebanyak 0,21 ton (21%), minyak inti sawit sebanyak 0,05 ton (0,5%) dan sisanya merupakan limbah dalam bentuk tandan kosong, serat dan tandan kosong biji yang masing – masing sebanyak 0,23 ton (23%), 0,135 ton (13,5%) dan 0,055 ton (5,5%) (Darnoko, 1992). Padahal tandan kosong kelapa sawit berpotensi untuk dikembangkan menjadi barang yang lebih berguna, salah satunya menjadi bahan baku dimetil eter.

Permasalahan :
Bagaimana eter bisa  diproduksi dari tandan kelapa sawit ?